Sabtu, 05 Desember 2020

Ternyata Allah Membuangnya


Seorang Gadis bercerita :
"Sejauh ini aku sudah mulai berdamai dengan masa laluku. Kalau ketemu dengannya rasanya sudah mulai biasa-biasa saja sebab sudah bisa memaafkan, walau sakitku masih membekas namun lukaku hampir sembuh dan mulai membaik, Alhamdulillah."

"Sudah hampir 2 tahun sejak hijrahku dimulai. 
Aku sudah berhenti stalking, sudah berhenti cari tau, bisa di kata move on ku hampir rampung.
Tapi bumi dan langit masih saja mengirimkan kabarnya lewat angin. Tapi aku tetap terima dan menganggap ini ujian keimanan.
disepertiga malam aku bersujud kemudian berbisik pada bumi  untuk berhenti menyampaikan berita tentangnya dan meminta pada langit untuk berhenti mengungkit tentang masa laluku,  sebab aku sudah tidak berada di sana dan sudah tidak ingin kembali ke sana."

"Tapi Angin masih tetap menyampaikan kabarnya dengan hembusan yang lembut namun jelas bisa memporak-porandakan pendirianku.
Entah tujuannya menyakiti atau sekedar mengingatkan, yg jelas kini aku sudah bisa tersenyum lebar mendengar kabar-kabarnya."

"Tersenyum kenapa?"
"Tersenyum bahagia sebab lewat kabar yang di sampaikan oleh angin, Allah menunjukkan bahwa aku sudah hampir Istiqomah  dengan hijrahku, berada dijalan yang ujungnya ada Allah, makin dekat dengan-Nya dan dikelilingi orang-orang sholeh-sholehah."

"Sedangkan dia yang dulu  pergi dengan alasan hijrah dan berjanji kembali untuk menjemputku ternyata hijrahnya palsu janjinya tak lain hanya omong kosong belaka. 
Dulu dia berjanji menungguku di ujung jalan ketaatan, namun baru separuh jalan kutempuh, malah kudapati dia memutar arah, terbawa arus godaan dunia yang tak lain hanya fatamorgana."

"Dia tergiur godaan dunia, wanita dan tahta.
Lalu dipamerkannya foto mesra berduaan, yang timbul di benakku kini bukan cemburu tapi kasihan, aduhai miris sekali hijrahnya palsu."

"Dulu aku pikir Allah mematahkan hatiku untuk menyakitiku ternyata untuk menyelamatkanku dari jalan yang salah dan dari orang yang salah.
Dulu aku mencoba meninggalkannya karena Allah,  dan berharap Allah mengembalikannya lagi kepadaku saat waktunya tiba, tapi ternyata Allah membuangnya dan menyelamatkanku."

"I lose you but I find Allah."
"Allahu Robbi Alhamdulillah untuk nikmat yang engkau berikan. Tetapkanlah aku dalam genggamanmu agar aku tidak salah lagi untuk memilih dan melangkah."

Kemudian Gadis itu berpesan :
"Hijrah itu bukan tentang menyempurnakan diri, tapi tentang memperbaiki diri, bukan agar baik dari orang lain,  tapi agar baik dari dirimu yang sebelumnya. Maka jangan merusak Hijrahmu, sebab Hijrah karena Allah akan menumbuhkan rasa istiqomah perlahan-lahan, sedangkan Hijrah karena perasaan hanya akan membuatmu berbalik arah dan kembali ke jalan yang salah."

~ Keep Hamasah
~ Perbaiki Niat agar hijrahmu tak rusak

Ternyata Allah Membuangnya

Seorang Gadis bercerita : "Sejauh ini aku sudah mulai berdamai dengan masa laluku. Kalau ketemu dengannya rasanya sudah mul...