Saat merasakan kehilangan, pernahkah kalian melepasnya dengan tangan terbuka lebar meskipun sulit?
Semua orang pasti pernah kehilangan sesuatu.
Akupun demikian.
Sulit untuk melepasnya bukan?
Ya, sangat sulit untuk d lepaskan namun kala itu aku tetap bertekat untuk sabar dan ikhlas.
Karena sudah kutanam dalam hati kunci sabar dan ikhlas.
Apa kunci sabar dan ikhlas?
Kuncinya adalah ikhlas lebih dulu untuk menerima konsekuensi yang akan terjadi pada sesuatu yang akan dikerjakan dan siap untuk sabar menerima apapun yg akan terjadi setelahnya.
Dan saat sesuatu yg tak di inginkan itu terjadi kitapun siap untuk ikhlas dan sabar meskipun harapan yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan.
Suatu saat aku pernah mencoba untuk ikhlas dan bersabar ketika sesuatu menimpaku, tapi aku sadar itu akibat ulahku sendiri.
Seperti firman Allah Ta’ala, dalam QS. Asy Syura ayat 30
وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ
“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).”
Saat itu akupun luluh ketika melihat apa yang terjadi, kau tahu apa yang aku dapat dari bayaran ikhlas dan sabar?
Allah memberikan balasan tak tanggung-tanggung yaitu 10 kali lipat. Ya, 10 kali lipat dari apa yang telah hilang.
Balasannya tunai tidak butuh waktu sepekan, hanya selang 2 hari Allah langsung memberi balasannya. Balasannya datang dari arah yang tak kusangka.
Hati mulai berbisik Allahu Rabbi batapa sayangnya engkau kepada hambamu yang selalu bersabar dan ikhlas. Hati terus memuji.
Kita harus selalu yakin dan selalu berbaik sangka kepada Allah, karena Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan balasan yang lebih baik daripada amalnya dan melipat gandakannya tanpa terhitung.
Seperti Firman-Nya.
وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِينَ صَبَرُوا أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Yang artinya “Dan, sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”. [An-Nahl : 96]
Kita semua pasti tau bahwa ikhlas itu memang sangat berat.
Sahl bin Sa'd pernah ditanya, "apakah yang paling sulit bagi jiwa? " Ia menjawab, "Ikhlas." mengapa sulit? Karena, ketika ikhlas, jiwa tidak memiliki bagian sedikit pun."
Juga Imam Sufyan Ats-Tsauri رَحِمَهُ اللهُ Pernah berkata, "Tidaklah aku mengobati sesuatu yang lebih berat dari niatku."
Artinya sesuatu yang paling berat untuk diobati ialah qalbu, karena ia mudah berubah-ubah jika tidak ikhlas.
Seseorang berkata, "sesuatu yang paling mulia di dunia adalah ikhlas, paling mulia lagi paling susah."
Karena bayarannya juga tak tanggung-tanggung.
Jadi sudahkah kita ikhlas dan siapkah kita untuk sabar menerima apapun yang akan terjadi nanti?